A Dog’s Will Poster
MOVIE REVIEW

A Dog’s Will / 2000

Lying with faith is not always a sin.

8.4 / 10 (1,215 votes)
104 minutes
DIRECTOR Guel Arraes
WRITERS Guel Arraes, Adriana Falcão, João Falcão, Ariano Suassuna
CAST Matheus Nachtergaele, Selton Mello, Fernanda Montenegro, Rogério Cardoso, Denise Fraga, Diogo Vilela, Luís Melo, Virginia Cavendish, Bruno Garcia, Enrique Díaz, Maurício Gonçalves, Aramis Trindade, Marco Nanini, Paulo Goulart, Lima Duarte
PRODUCTION Lereby Produções, Globo Filmes, Estúdios Globo
ORIGINAL O Auto da Compadecida
Watch On

REVIEW & SYNOPSIS

Kesan Pertama & Konteks Film

Ketika João Grilo dan Chicó, dua penipu yang hidup di pedesaan, dihadapkan pada kematian mereka, mereka harus menghadapi pengadilan yang tidak terduga oleh Kristus, Setan, dan Bunda Maria sebelum mereka dapat memasuki surga. Ini adalah awal dari petualangan yang menarik dalam film “A Dog’s Will”, sebuah karya yang mengeksplorasi tema-tema seperti iman, pengkhianatan, dan cinta dalam latar belakang pedesaan Brasil timur laut. Dengan tagline “Lying with faith is not always a sin”, film ini menjanjikan sebuah perjalanan yang penuh dengan komedi, drama, fantasi, dan romansa, membuat penonton penasaran tentang apa yang akan terjadi selanjutnya.

Alur Cerita & Konflik Utama

Cerita dimulai dengan memperkenalkan João Grilo dan Chicó, dua karakter utama yang hidup dari penipuan dan kecerdasan mereka. Mereka berdua memiliki motivasi yang berbeda; João memiliki hati yang baik dan ingin membantu orang lain, sementara Chicó lebih berfokus pada keuntungan pribadi. Ketika mereka tiba di sebuah kota kecil, mereka menggunakan kemampuan mereka untuk menipu penduduk setempat, tetapi akhirnya mereka harus menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka. Konflik internal mulai muncul ketika João mulai meragukan moralitas tindakan mereka, sementara Chicó tetap teguh pada pendiriannya bahwa uang dan kekuasaan adalah yang terpenting.

Perkembangan konflik dalam film ini dipicu oleh kematian João dan Chicó, yang kemudian harus menghadapi pengadilan di akhirat. Mereka harus membuktikan bahwa mereka layak untuk masuk surga, tetapi pengadilan ini tidaklah mudah. Kristus, Setan, dan Bunda Maria memiliki pendapat yang berbeda tentang mereka, membuat João dan Chicó harus menggunakan semua kemampuan dan kecerdasan mereka untuk membela diri. Rintangan pertama yang muncul adalah ketika mereka harus menghadapi dosa-dosa mereka di masa lalu dan mempertanggungjawabkan tindakan mereka.

Klimaks dari film ini terjadi ketika João dan Chicó harus menghadapi pengadilan terakhir, di mana mereka harus membuktikan bahwa mereka telah berubah dan layak untuk masuk surga. Momen ini penuh dengan ketegangan dan emosi, karena penonton tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Hubungan antara karakter juga mempengaruhi cerita, terutama antara João dan Chicó, yang harus bekerja sama untuk mencapai tujuan mereka. Twist yang muncul dalam cerita membuat penonton terkejut dan penasaran tentang apa yang akan terjadi selanjutnya.

Analisis Akting & Sinematografi

Akting dalam film “A Dog’s Will” sangat memuaskan, terutama dari Matheus Nachtergaele dan Selton Mello yang memerankan João Grilo dan Chicó. Chemistry antara kedua aktor ini sangat baik, membuat penonton percaya bahwa mereka adalah dua orang yang telah bersama selama bertahun-tahun. Adegan spesifik yang menunjukkan kualitas akting mereka adalah ketika mereka harus membela diri di pengadilan, di mana mereka menggunakan semua kemampuan akting mereka untuk membuat penonton percaya bahwa mereka benar-benar berjuang untuk masuk surga.

Secara teknis, film ini memiliki gaya visual yang unik, dengan warna dominan yang cerah dan terang. Teknik kamera yang digunakan juga sangat baik, membuat penonton merasa seperti mereka berada di dalam cerita. Scoring dalam film ini juga sangat mempengaruhi mood, dengan musik yang sesuai dengan adegan yang sedang berlangsung. Sutradara Guel Arraes memiliki ciri khas dalam mengarahkan film ini, yaitu menggunakan humor dan satir untuk menyampaikan pesan yang serius, membuat film ini menjadi sangat menarik dan menghibur.

Kelebihan & Kekurangan

Kelebihan dari film “A Dog’s Will” adalah kemampuan untuk menggabungkan berbagai genre, seperti komedi, drama, fantasi, dan romansa, menjadi sebuah cerita yang koheren dan menarik. Film ini juga memiliki kemampuan untuk membuat penonton tertawa dan menangis, membuatnya menjadi sebuah pengalaman yang sangat emosional. Kelebihan lainnya adalah akting yang sangat baik dari para pemain, terutama Matheus Nachtergaele dan Selton Mello, yang membuat penonton percaya bahwa mereka adalah karakter yang nyata.

Kekurangan dari film ini adalah pacing yang kadang-kadang lambat, membuat penonton merasa bosan. Selain itu, beberapa karakter pendukung kurang dikembangkan, membuat penonton tidak terlalu peduli dengan nasib mereka. Apakah film ini cocok untuk penonton yang suka komedi ringan dan tidak terlalu suka drama yang berat? Atau apakah film ini lebih cocok untuk penonton yang suka fantasi dan petualangan? Pertanyaan-pertanyaan ini membuat penonton harus menonton film ini untuk mengetahui jawabannya.

Kesimpulan & Rekomendasi

Secara keseluruhan, film “A Dog’s Will” adalah sebuah film yang sangat menarik dan menghibur, dengan akting yang sangat baik dan sinematografi yang unik. Jika kamu suka film seperti “City of God” atau “Central Station”, kamu akan suka “A Dog’s Will”. Film ini memiliki kemampuan untuk membuat penonton tertawa dan menangis, membuatnya menjadi sebuah pengalaman yang sangat emosional. Saya memberikan rating 7,5 dari 10 untuk film ini, karena kemampuan untuk menggabungkan berbagai genre dan akting yang sangat baik dari para pemain. Jika kamu sedang mencari film yang unik dan menarik, “A Dog’s Will” adalah pilihan yang sangat baik.

Penonton yang suka komedi, drama, fantasi, dan romansa akan sangat menikmati film “A Dog’s Will”. Film ini juga sangat cocok untuk penonton yang suka petualangan dan cerita yang tidak terduga. Jika kamu sedang mencari film yang membuat kamu tertawa dan menangis, “A Dog’s Will” adalah pilihan yang sangat baik. Jadi, siapkan diri kamu untuk menonton film ini dan pengalaman yang sangat emosional. Dengan demikian, kamu akan mengetahui apakah “A Dog’s Will” sebagus apa yang dikatakan oleh banyak orang, dan apakah film ini layak untuk mendapatkan review yang positif dari kritikus film. Dalam review A Dog’s Will ini, saya telah mencoba untuk memberikan gambaran yang jelas tentang film ini, dan saya harap kamu akan menikmati film ini setelah membaca sinopsis A Dog’s Will 2000 ini.

Last Updated:

COMMUNITY REVIEWS FROM TMDB

badelf 8/10
August 15, 2023

This film is deeply steeped in Brazilian culture, which may make it inaccessible to some. It's based on a play by Ariano Suassuna, who made his life's mission to preserve Brazilian culture. If you're put off by the surrealistic religion scenes, keep in mind that this spiritualism was still firmly anchored in Brazil in 2000, along with the mash-up of African beliefs - candomblé. I loved the Laurel-and-Hardy style of comedy. The film was not short on laughs. The actors' comedic timing is spot on. The direction is totally in the style of the 20th century comedic soaps (novelas), which...

Read full review on TMDB

WRITE A REVIEW

Login untuk Review

Gunakan akun Google untuk verifikasi instan dan aman

Login aman dengan enkripsi Google

USER REVIEWS

Be the first to review this movie!